Mengenal PKS

sohibul_iman
Sohibul Iman, Presiden PKS Periode 2015-2020

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah partai politik berasas Islam di Indonesia. PKS resmi berdiri di Jakarta, 20 April 2002. Di Kabupaten Jepara, DPD PKS Jepara beralamat di Jalan Dr. Sutomo No. 14 Kelurahan Kauman, Kec. Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah

Keanggotaan PKS terbuka untuk semua warga negara Indonesia (WNI) dari suku, agama, ras dan golongan apapun.

Setiap WNI yang secara sukarela mendaftarkan diri dan menyatakan persetujuan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKS berhak bergabung menjadi anggota PKS.

Sejarah PKS

Cikal bakal PKS dimulai dari terbentuknya Partai Keadilan (PK) pada 20 Juli 1998. Saat itu pimpinan Partai dengan struktural presidium dijabat oleh Nurmahmudi Isma’il.

Pada Pemilu 1999, PK mendapatkan kepercayaan dari 1.400.000 pemilih. Perolehan suara ini mengantarkan PK memperoleh 7 kursi di DPR RI.

Berdasarkan UU Pemilu Nomor 3 Tahun 1999 tentang syarat berlakunya batas minimum keikut sertaan parpol pada pemilu selanjutnya (electoral threshold) minimal dua persen, maka untuk dapat ikut kembali di Pemilu berikutnya PK bergabung kepada induk baru yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pada 3 Juli 2003 PKS berhasil menyelesaikan seluruh proses verifikasi di Kementerian Hukum dan HAM (dulu bernama Depkehham) di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (setingkat Propinsi) dan Dewan Pimpinan Daerah (setingkat Kabupaten/Kota).

Pada Pemilu 2004, PKS memperoleh peningkatan suara yang cukup signifikan yakni 8.325.020 suara dengan 45 kursi di DPR. Presiden PKS saat itu Hidayat Nur Wahid juga terpilih sebagai ketua MPR masa bakti 2004-2009 dan jabatannya di struktural partai digantikan Tifatul Sembiring. Setelah Pemilu 2004, PKS bergabung dengan koalisi pemerintahan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pada Pemilu 2009 perolehan suara PKS sejumlah 8.206.955, namun jumlah kursi di DPR RI meningkat menjadi 57 kursi di DPR. Presiden  PKS Tifatul Sembiring ditunjuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Jabatan Presiden PKS pun digantikan oleh Luthfi Hasan Ishaq sampai 1 Februari 2013. Selanjutnya, kepemimpinan PKS diteruskan Anis Matta, yang sebelummnya menjabat Sekretaris Jenderal.

Dalam Pemilu 2014, PKS memperoleh  8.480.204 suara atau sekitar 6,79 persen suara. Perolehan itu menempatkan 40 kursi PKS di DPR RI.

Sejak 10 Agustus 2015, Jabatan Presiden PKS periode 2015-2020 diemban oleh M. Sohibul Iman, Ph.D.

Diolah dari: www.pks.id, antaranews.com, sindonews.com, dan cnnindonesia.com