PKS Jepara Kirim Relawan Ke Lokasi Bencana Purworejo

Relawan Purworejo 2Jepara (22/6) – PKS Jepara menerjunkan 8 orang relawan untuk membantu evakuasi bencana alam di Purworejo Jawa Tengah. Tim yang dikirim juga membawa bantuan dan donasi dari kader PKS Jepara.

Tim Relawan yang dipimpin Abdul Rahman Saleh Wibowo ini sudah diberangkatkan dari Jepara sejak selasa malam. Abdul Rahman menuturkan akan bergabung bersama Tim Relawan Gabungan baik dari Internal PKS ataupun dari TNI/Polri.

“Kami siap membantu evakuasi dan rehabilitasi korban bencana Purworejo bersama TIM SAR,” ujar Abdul Rahman.

Untuk Donasi Yang dibawa piuhaknya sudah mengintruksikan kader maupun simpatisan di jepara sebelum pemberangkatan.

“Kami sudah kumpulkan bantuan dari para kader maupun masyarakat Jepara, semoga bisa sedikit membantu”, tambah Abdul Rahman.

Menurut rencana Tim Relawan PKS Jepara akan dilokasi bencana hingga evakuasi selesai. (MHA)

Anggota FPKS DPRD Jateng Amir Darmanto Soroti Narkoba

Amir Darmanto (Foto: jepara.pks.id)
Amir Darmanto di Jepara (Foto: jepara.pks.id)

Jepara (18/6)- Kasus kekerasan seksual dan narkoba di kalangan anak yang marak akhir-akhir ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Jawa Tengah Amir Darmanto. Dalam kesempatan ketika mengunjungi Panti Asuhan Bina Insani Jepara, Amir Darmanto mengaku khawatir dengan masa depan generasi muda apalagi setelah ada kasus penggrebekan gudang narkoba beberapa waktu lalu.

“Penggerebakan gudang narkoba di Jepara beberapa waktu lalu menjadi sinyal bahwa perusakan generasi muda sudah sampai tingkat yang sangat mengkhawatirkan”, ungkap Amir Darmanto.

Legislator PKS dari Dapil II (Jepara, Kudus, dan Demak) ini juga mengungkapkan keresahannya terhadap berbagai kekerasan seksual yang banyak diakibatkan oleh kemudahan akses pornografi.

“Bahaya pornografi begitu nyata dan begitu merusak karakter terutama generasi muda,” tambah Amir Darmanto.

Beri Santunan

Di sela-sela kunjungannya, Amir Darmanto juga memberi santunan kepada pengurus panti asuhan. Dirinya berharap panti asuhan bisa memberi sumbangsih positif terhadap anak yatim piatu.

“Saya sangat mendukung panti asuhan menjadi garda depan untuk membimbing anak yatim piatu agar tidak terkena narkoba dan pornografi”, ungkap Amir Darmanto.

Lebih lanjut dirinya berharap pemerintah daerah dan masyarakat bisa ikut memberantas dan proaktif melawan narkoba dan pornografi.

Kuatkan Silaturahim, DPC PKS Kec. Jepara Adakan Tarling

Jepara (11/6)- Dalam rangka mengisi agenda bulan Ramadhan, DPC PKS Kecamatan Jepara mengadakan acara IMG-20160611-WA0005tarawih keliling (tarling) ke sejumlah DPRa di kecamatan Jepara. Acara tarling diikuti oleh sejumlah pengurus DPC PKS Kecamatan Jepara yang bertempat di Masjid dekat kediaman ketua DPRa setempat.

Tarawih keliling adalah salah satu agenda DPC PKS Kecamatan Jepara di bulan ramadhan. Tarling dimulai dari musholla dekat rumah ranting kelurahan ujungbatu. Saat tarling di kelurahan Karangkebagusan, Ketua DPC Kecamatan Jepara H. Choirul Anwar menuturkan acara tarling ini bertujuan untuk membangun silaturahim antar pengurus DPC dengan DPRa se kecamatan Jepara.

Agenda tarling juga menjadi sosialisasi ketua terpilih DPC PKS Kecamatan Jepara. “Tarling ini kami agendakan untuk bisa bersilaturahim dengan para ketua DPRa di kecamatan Jepara” tutur H. Choirul Anwar. Dengan silaturahim diharapkan juga digunakan sebagai program penambahan amal untuk kader dan pengurus seperti yang sudah diinstruksikan pengurus DPD PKS Jepara.

“Silaturahim ini juga kami jadikan sebagai program peningkatan amal seperti yang ditargetkan oleh pengurus daerah”, tambah Choirul. Tarling akan dilanjutkan ke sejumlah desa/kelurahan di kecamatan Jepara dengan melibatkan banyak pengurus di DPC PKS Kecamatan Jepara.

PKS Jepara Wajibkan Pengurus Khatam 3 Kali Selama Ramadhan

Jepara (6/6)- Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan rahmat dan berkah. Setiap kebaikan meski IMG-20160607-WA0001kecil akan bernilai ibadah berkali lipat dari hari biasa. Pintu ampunan dosa juga akan dibuka dengan lebar.

Atas dasar itulah, PKS Jepara mewajibkan pengurus untuk bisa menambah amalan selama Ramadhan. Salah satu yang digenjot dan diwajibkan adalah mengkhatamkan Al Quran 3 kali selama Ramadhan.

Diungkapkan Ketua Dewan Syariah PKS Jepara Nur Alim, Lc bahwa sudah semestinya pengurus bisa memberi contoh untuk bisa mengkhatamkan Al Quran 3 kali.

“Sebagai pengurus, sudah seharusnya membuat target bisa khatam 3 kali dalam sebulan. Artinya membaca 3 juz tiap hari”, ungkap Nur Alim, Lc.

Nur Alim, Lc turut menyinggung kehadiran kader dalam sholat berjamaah. Menurutnya sholat berjamaah di masjid juga harus ditingkatkan.

“Jangan kalah juga dengan para marbot. Para kader harus bisa untuk sholat berjamaah 5 kali di masjid, tambahnya.

Sarana Perbaikan Diri

Hal senada juga diungkapkan Saifuddin, anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera. Saifuddin menghimbau jangan jadikan puasa sebagai menahan lapar saja tapi juga sebagai sarana perbaikan diri dalam rangka penambahan amal ibadah.

“Mari jadikan bulan Ramadhan ini sebagai waktu untuk perbaikan diri dengan menambah amal ibadah”, ungkap Saifuddin.

Saifuddin yang merupakan anggota legislatif dari Dapil 1 Jepara sangat mendukung dengan program penambahan amal ibadah di bulan Ramadhan.

Saifuddin: Puasa Sebagai Perbaikan Diri Lawan Narkoba

20160529_071228Jepara – Maraknya pengedaran narkoba akhir-akhir ini memunculkan kekhawatiran banyak pihak terutama terkait masa depan generasi muda. Perlu ada penanganan khusus untuk melawan peredaran narkoba. Salah satu yang bisa digunakan adalah puasa.

Menurut Saifuddin puasa tidak hanya diartikan sebagai ibadah menahan lapar saja, tapi juga sebagai sarana perbaikan diri. Lewat perbaikan diri itulah yang mampu menjadi tameng untuk melawan narkoba.

“Puasa adalah cara paling tepat karena di dalamnya tidak hanya diminta menahan lapar tapi juga hawa nafsu. Termasuk juga hawa nafsu untuk memakai narkoba”, ujar Saifuddin.

Dalam kesempatan ketika memberi sambutan Pengajian Yayasan Amal Insani pada Minggu (29/5), Saifuddin yang juga anggota DPRD Jepara asal Partai Keadilan Sejahtera mengungkapkan kekhawatirannya terhadap masa depan generasi muda di tengah maraknya peredaran narkoba.

“Saya sangat mengkhawatirkan masa depan generasi muda sekarang, apalagi beberapa waktu baru heboh penangkapan bandar narkoba di Jepara” tambah Saifuddin.

Menanggapi pendapat Saifuddin waktu itu, KH. Hayatun dari PCNU Jepara yang menjadi pembicara utama pengajian mendukung gerakan lawan narkoba demi generasi muda.

Menghadapi Pilbup 2017, PKS Intensifkan Konsolidasi Kader

KonsldsJepara (1/5) – Mendekati Momentum Pilbup tahun 2017, DPD PKS Jepara Gencar melakukan agenda Konsolidasi kader diberbagai tempat. Tercatat sudah beberapa DPC yang sudah dikunjungi. Selain sebagai ajang safari politik dan konsolidasi, kunjungan juga dilkukan sebgai upaya memangkas jarak antar pengurus DPD dengan DPC.

Disela-sela acra pertemuan dengan dapil 2 yang terdiri dari DPC Pakis Aji, DPC Mlonggo dan DPC Bangsri, Kerua DPD PKS Jepara Khamidun Nugroho mengungkapkan harapan besar terhadap para kader dan simpatisan dilapangan dari DPC dan DPRa sebagai mesin utama politik.

“Saya sangat apresiasi semnagat kaerja kader ditingkat DPC dan DPRa. Semaoga dengan Silturahim yang kami lakukan bisa semakin menambah daya juang terutama untuk menyongsong Pilbup 2017″ ungkap hamidun Nugroho

Meskipun sampai sekarang DPD PKS Jepara Belum menentukan calon yang akan diusung, Khamidun Nugroho tetap akan mengintensifkan konsolidasi kader sebagai ajang dialog.

“Kami berharap dengan konsolidasi ini ada masukan, kritikan dan ide-ide untuk kami pengurus DPD,” Imbuh Nugroho.

Agenda Konsolidasi Kader akan terus diintensiflkan menjelang Pemilu Bupati dan Wakil Bupati tahun 2017. (mha)

Warga Jepara Antusias Hadiri Tasyakuran Milad PKS Ke-18

JEPARA- Dalam rangka Milad PKS ke-18, DPD PKS Jepara IMG-20160420-WA0002 mengadakan Tasyakuran Milad ke-18. Acara bertempat di Ruang Pertemuan Kantor DPD PKS Jepara (20/4). Acara ini dihadiri warga dari berbagai kalangan yang berbaur bersama kader  dan pengurus baik dari level pengurus ranting hingga pengurus cabang. Hadir pula dalam acara tersebut Ketua DPD PKS Khamidun Nugroho dan Ketua Dewan Syariah Nur Alim, Lc.

Khamidun Nugroho mengungkapkan bahwa acara Milad kali ini dikemas dalam bentuk Tasyakuran agar bisa menyentuh lapisan warga Jepara. Waktunya pun dilaksanakan sore hari dengan pertimbangan warga Jepara kebanyakan sudah selesai bekerja.

“Tasyakuran ini kami buat terbuka untuk umum sebagai bentuk wujud syukur kepada Allah dan ucapan terima kasih kepada warga Jepara yg sudah memberi ruang PKS untuk berkarya”, ungkap Khamidun Nugroho.

Terbukti acara Tasyakuran sukses dengan antusiasnya warga yang hadir di Ruang Pertemuan DPD PKS Jepara.
Lebih lanjut Khamidun Nugroho meminta doa dari warga jepara agar perjalanan PKS membawa keberkahan bagi umat.

“Kami mohon doanya kepada warga Jepara, agar PKS tetap bersih, peduli, dan profesional untuk selalu berkhidmat kepada masyarakat” ucap Khamidun Nugroho.

Acara berlangsung dari sore selepas asar hingga jelang magrib. Acara dimulai dengan pembukaan, tilawah, mauidho khazanah oleh Nur Alim, tahlil, dan doa penutup. (mfi)

Santri Jepara jadi Juara 2 Lomba Baca Kitab Kuning PKS Jateng

Aula Markas Dakwah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah dipenuhi oleh f0accf48ad531cdc207ebc8791b736d7suasana kekeluargaan, keceriaan, dan khidmat. Nampak seorang pemuda sedang menyampaikan satu-dua kalimat dalam bahasa Arab, dihadapan seluruh orang yang hadir dalam seleksi tingkat wilayah Musabaqoh Qiro’atul Kutab yang diselenggarakan PKS.
Pemuda dengan umur 17 tahun itu, memaparkan setiap makna dari kalimat-kalimat yang dituliskan ulama masyhur pada kitab Fathul Mu’in. Muhammad Mufamid nama pemuda yang menjadi peserta termuda dalam seleksi wilayah Jawa Tengah ini, baru saja menyelesaikan tingkat Aliyah di Pondok Darul Falah Jepara.
“Seorang yang keluar mani, diketahui dalam kitab ada 3 ciri, yang pertama merasa lega,” terang Mufamid, dengan disambut dengan gelak tawa di seluruh ruangan. Mufamid mendapat giliran ke tiga untuk membaca kitab Fathul Mu’in dan mendapatkan maqra’ mengenai mandi besar atau thaharah.
Mufamid merupakan pemuda kelahiran Magelang, yang mulai belajar Kitab karya Ulama sejak kecil. Selepas menempuh jenjang Sekolah Dasar, ia memilih untuk melanjutkan di Jepara, karena di Jepara itulah ia menjadi bersemangat untuk belajar Kitab Kuning.
Jepara merupakan salah satu daerah yang diyakininya saat itu mampu untuk memberikannya ilmu mengenai Nahwu Shorof dengan mudah dan cepat. Mufamid menjelaskan bahwa ia berminat untuk belajar Ilmu tersebut dikarenakan ingin sesegera mungkin mampu untuk memahami Kitab-kitab para Ulama Salaf.
“Saya senang membaca kitab2 turots, kitab yang dituliskan langsung oleh para ulama salaf. Ilmu-ilmu yang didapat dari para ulama, bisa dipelajarai selain itu juga ingin belajar syiar islam,” tegas santri Muda ini.
Lebih Lanjut ia menjelaskan bahwa, salah satu motivasi dirinya untuk menikmati kitab-kitab yang bertuliskan arab tanpa harokat atau gundul ini adalah ia memiliki sebuah keinginan untuk melestarikan kitab kuning di kalangan para pemuda. Melihat minimnya minat pemuda saat ini, apalagi jumlah pemuda yang mampu untuk membaca dan memahaminya.
Ia menambahkan bahwa agenda-agenda yang bertujuan menjaga dan meningkatkan Intelektualitas dan orisinalitas Islam seperti Musabaqoh Qira’atul kutub ini untuk sering diadakan. Karena acara seperti ini mampu untuk memberikan motivasi dan kesemangatan santri-santri yang belajar kitab kuning untuk terus belajar dan melestarikan ilmu-ilmu para Ulama yang tertulis dalam kitab-kitab bersejarah.
“Lanjut terus untuk belajar kitab kuning, Kitab Ulama Salaf. Insya Allah kita akan bertemu dalam kesuksesan” pesan pemuda yang mendapatkan peringkat atau Juara 3 dalam Penyisihan Wilayah Jawa Tengah itu.
Sementara untuk juara I diraih oleh Wail Muhlis, santri Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Kabupaten Rembang. Untuk juara II, diraih oleh oleh Muhammad Ainul Gufri dari Pondok Pesantren Fadlul Wahid Grobogan, Juara Harapan I diperoleh Ahmad Najib, santri Pondok Pesantren Al Hikmah I, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Juara harapan II diraih oleh Taufan Nisahuri dari PP Al Munir Magelang dan juara harapan III diraih oleh Khoirul Mahfudz, Santri Pondol Manbaul Hikmah Temanggung.
sumber : jateng.pks.id

Ini Presiden Pertama Yang Mengunjungi Korban Banjir

Curhat“Nama saya Devi, Pak,” begitu Ibu paruh baya mengenalkan diri.

Matanya terlihat berbinar meski raut mukanya nampak letih. Senyum dan keceriaannya berusaha untuk ia tunjukkan. Dalam pengakuannya, ada kebahagiaan yang mengembang dari lubuk hati Bu Devi dan para korban banjir. Ada keharuan yang mencuat tatkala melihat perjuangan-perjuangan saudara mereka yang tiba-tiba muncul, seolah menjadi bagian dari diri mereka seutuhnya. Walau sebelumnya tak pernah saling mengenal satu sama lain.

“Lihat, Pak. Kami tak mengenal mereka satu persatu. Tapi seolah mereka sangat mengenal kesulitan kami,” tuturnya terbata. Continue reading

PKS Jepara Ingin Fokus Pada Pengembangan Kader

MUSDA 4 PKS Jepara
MUSDA 4 PKS Jepara

Jepara. Sumber daya manusia, tidak dipungkiri merupakan salah satu kunci strategis dalam kesuksesan suatu organisasi. Menyadari hal itu, PKS Jepara ke depan ingin menekankan pada aspek perkembangan kader. Hal itu setidaknya terungkap dari pernyataan Ust. Syaifuddin, Lc, ketua DPD PKS Jepara periode 2010-2015, dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Daerah ke-4 yang digelar di Restoran Maribu, 1/11/15. “Stressing tahun depan adalah pada pengkaderan” tuturnya. Ia menambahkan bahwa berdasarkan data, meningkatnya jumlah kader PKS Jepara yang terbina berdampak positif pada meningkatnya jumlah suara yang didapatkan oleh PKS.

Jika dibandingkan, raihan suara PKS pada pemilu 2014 meningkat + 90% dibandingkan dengan pemilu 2009. Menurutnya, hal itu merupakan dampak dari meningkatnya jumlah kader di jepara. “Jumlah kursi hanya efek dari banyaknya kader”, pungkas Ustd Saifuddin,Lc.

Pesan tersebut selaras dengan salah satu misi PKS hasil munas, yakni meningkatkan pertumbuhan kader dan mengokohkan integritas, akseptabilitas, profesionalitas, dan kepemimpinan kader di berbagi sector pengabdian untuk mewujudkan cita-cita partai. Hal itu juga tertuang dalam rumusan amanat musda ke-4 PKS Jepara, yakni “tumbuh dan terbina, dan terbentuknya komposisi ideal kader, dan tersebarnya kader dakwah di berbagai wilayah yang berperan aktif di berbagai daerah dan sektor pengabdian”.

Dalam sambutannya, Ust. Syaifuddin, Lc juga menyampaikan permohonan maafnya selama menjabat sebagai ketua DPD PKS karena belum mencapai target yang diinginkan. Tak lupa, Ia pun mengucapkan selamat kepada siapapun yang nantinya akan terpilih menjadi pimpinan PKS Jepara yang baru. (Humas)