Hari Kartini 21 April, PKS Napak Tilas di Jepara

Biografi RA Kartini singkat, riwayat pendidikan, suami, anak, dan buku yang menjadi prestasi dan keistimewaan RA Kartini jadi topik bahasan PKS selama Napak Tilas Perjuangan RA Kartini.

Jelang Hari Kartini 2018, DPP PKS menelusuri jejak perjuangan tokoh perjuangan wanita di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Rombongan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS memulai napak tilas di Jepara pada hari Selasa, 17 April 2018.

Ketua BPKK PKS Pusat Wirianingsih didampingi BPKK PKS Jepara Purdayanti memulai dengan kunjungan ke Museum RA Kartini di Kawasan Alun-alun Jepara. Usai melihat satu persatu benda bersejarah sambil mendengarkan biografi RA Kartini singkat oleh pemandu museum, rombongan melanjutkan perjalanan ke pendopo Kabupaten Jepara.

Ditemani Ketua Yayasan Kartini Indonesia Hadi Priyanto, Wirianingsih berdialog aktif menggali keistimewaan dan prestasi RA Kartini. “Tahun ini kami napak tilas langsung ke Jepara, ada banyak sekali informasi berharga soal perjuangan Kartini,” papar kader PKS yang pernah duduk di Komisi IX DPR RI itu.

Selesai mengunjungi ruang pingitan Kartini, Wirianingsih yang masih mendekap buku RA Kartini melanjutkan kegiatan beramah tamah dengan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. “Kami senang dengan kehadiran PKS di Jepara. Kegiatan positif seperti ini pasti kami dukung,” kata Marzuqi di teras belakang rumah dinas Bupati Jepara.

Teras belakang merupakan salah satu situs bersejarah dalam perjuangan Kartini. Menurut Hadi, tempat itu merupakan lokasi pertama RA Kartini mengajar dan merintis sekolah kaum perempuan pribumi. Kala itu, pendidikan RA Kartini hanya berlangsung singkat karena harus pindah ke Rembang mengikuti suami RA Kartini K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojoadhiningrat. Dalam usia 25 tahun, RA Kartini meninggal setelah melahirkan anak RA Kartini, Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat.

Sebelumnya, Wirianingsih beserta rombongan PKS mengunjungi Masjid Mantingan dan ziarah di Makam Ratu Kalinyamat dengan panduan juru kunci makam KH. Ali Syafi’i. Kunjungan napak tilas ke Jepara merupakan rangkaian Milad 20 tahun PKS. (Dan)

Hasil Undian Nomor Parpol di Pemilu 2019, PKS No 8

nomor urut PKS pemilu 2019 delapan 8

PKS nomor 8 (delapan). Berikut daftar lengkap partai politik peserta Pemilu 2019 beserta nomor hasil undian KPU pada hari Ahad, (18/02) di Gedung Komisi Pemilihan Umum RI (KPU), Jakarta:

  1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  2. Partai Gerindra
  3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  4. Partai Golkar
  5. Partai Nasdem
  6. Partai Garuda
  7. Partai Berkarya
  8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  9. Partai Perindo
  10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
  11. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
  12. Partai Amanat Nasional (PAN)
  13. Partai Hanura
  14. Partai Demokrat

Nomor 8 merupakan nomor yang pernah didapatkan PKS pada Pemilu 2019. Ketika itu, perolehan suara PKS mengalami kenaikan yang signifikan.

Selain mempersiapkan Pemilu 2019, PKS juga mengikuti Pilkada diantaranya Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2018 yang mengusung pasangan calon nomor 2 yaitu Sudirman Said – Ida Fauziyah.

6 Pesan Sohibul Iman untuk Kader PKS

Palangkaraya (17/4) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyampaikan enam Kanngpesan  politik kepada seluruh kadernya. Salah satunya, Sohibul Iman mengingatkan politik PKS adalah melayani rakyat.

“Pertama, luruskan niat. Mari kita tanyakan pada hati untuk apa kita berpartai politik? Untuk pribadi ataukah untuk berkhidmat kepada bangsa dan negara? Kita berpolitik untuk memberikan sumbangsih bagi ummat bangsa dan negara,” ujar Sohibul Iman saat membuka Rakorwil DPW PKS Kalimantan Tengah di Palangkaraya, Sabtu (16/4/2016).

Dia mengatakan, PKS berpolitik untuk berkontribusi agar masyarakat bisa lebih sejahtera ke depan. Jabatan menurutnya, adalah mandat bukanlah kemuliaan karena kehebatan individu.

Kedua, lanjut Sohibul Iman, meneguhkan sikap. “Sikap untuk tidak akan melakukan sesuatu yang tidak terpuji. Kader PKS harus taat hukum dan taat ajaran agama,” imbuhnya.

Menurut mantan rektor Universitas Paramadina ini, sikap tersebut adalah bentuk dua kesadaran. Kesadaran yuridis berdasarkan hukum positif RI dan kesadaran etis atas nilai nilai islam. Terlebih kader yang menjabat sebagai pejabat publik.

“Ketiga, mari bersungguh sungguh berjuang. Kita berpolitik atas kesadaran dan tanpa paksaan. Maka kita harus bekerja dengan bersungguh sungguh dan profesional,” jelas dia.

Khususnya kepada anggota legislatif PKS, Sohibul Iman menekankan, jalankan seluruh fungsi legislatif dengan menjadi pionir fungsi kedewanan secara optimal.

Keempat, loyal kepada kebijakan dan arahan partai. Menurut Sohibul Iman, setiap tindakan adalah sesuai dengan arahan partai. Tindakan berdasarkan hasil syuro agar mendapatkan keberkahan.

“Tidak bergerak atas kehendak sendiri saja. Mulai hari ini kita disiplin dan loyal atas kebijakan dan arahan partai,” tegas Sohibul Iman.

Kelima, pesan doktor jebolan Jepang ini, kader dan pengurus PKS harus menjaga kedekatan antara pimpinan, kader dan konstituen.

“Semakin kita mendapatkan amanah, maka semakin kita didorong untuk semakin dekat dengan kader dan konstituen. Jangan kecewakan mereka!” tegasnya.

Keenam, kader dan pengurus harus membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita bangun rumah besar ini bersama sama. Karena PKS tidak bisa melakukan semua sendiri. Kita membangun dengan bekerjasama dengan semua pihak,” pungkas Sohibul Iman.

Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman

Gelar Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Jateng Ingin Para Pemuda Apresiasi Karya Besar Ulama

Salah satu cara generasi penerus tidak melupakan karya besar para ulama dan kyai di Indonesia adalah dengan 2bfc3c5a99155efce9bf34480bb5cf04mengapresiasi karya-karyanya. Hal itu disampaikan oleh penanggungjawab Lomba Kitab Kuning Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng, Karsono, dalam sambutannya saat Babak Penyisihan Lomba Kitab Kuning tingkat Jateng, yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng, Ahad (17/4/2016).

“Harapan kami, kita ingin menegaskan keberadaan pondok pesantren terutama santri-santri dalam sumbangsihnya kepada Bangsa Indonesia, karena salah satu hal yg senantiasa dijaga oleh Pondok Pesantren dalam sumbangsihnya untuk Islam dan Indonesia adalah spirit menjaga orisinalitas ilmu dan intelektualitas islam,” jelas pria yang merupakan Ketua Fraksi PKS Jateng ini.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Babak Penyisihan Lomba Baca Kitab Kuning, Nurhadi Susilo   menyampaikan bahwa animo masyarakat Jateng terbilang tinggi, terbukti Jateng menempati urutan peserta terbanyak setelah Jawa Barat.  Lomba Baca Kitab Kuning ini sendiri diselenggarakan dengan kitab Fathul Mu’in karya Syeikh Zainuddin Bin Abdul Aziz Al Malibari.

“Lomba ini diikuti 150 santri dari 40 pondok pesantren, adapun kitab yang dilombakan adalah kitab yang sudah masyhur di masyarakat Jateng, jadi mungkin ini yang mempengaruhi minat santri untuk ikut mendaftar,ujarnya.

Lebih lanjut, Nurhadi menyampaikan bahwa dalam babak penyisihan Lomba Baca Kitab Kuning di Jateng hadir beberapa tokoh-tokoh Pondok Pesantren di Jawa Tengah guna menjadi Juri, diantaranya yaitu KH Samiun Jazuli, Pondok raudhotul Ulum guyangan Pati.

Selain itu juga KH Tri Bimo Soewarno dari Pondok Al Hadi Iman, Solo dan KH Qutub Izzuddin dari Pondok Al Haromain Jepara.

Terkait mekanisme lomba, Nurhadi menyampaikan bahwa pada babak penyisihan tingkat Jateng dibagi dalam dua Sesi. Sesi Pertama adalah Sesi dimana peserta akan membaca kitab kuning dihadapan satu juri sesuai undian ditempat. Kemudian dari setiap peserta, diambil 3 peserta terbaik yang nantinya akan maju kedalam sesi kedua.

“Sesi kedua adalah sesi dimana 3 peserta akan diminta untuk membaca kitab kuning dihadapan 3 juri sekaligus. Dari sesi Kedua akan diambil 1 terbaik yang akan mewakili Jawa Tengah untuk maju ke Babap Final Lomba Kitab Kuning, bersaing dengan perwakilan dari wilayah-wilayah di Indonesia,Insya Allah, satu peserta terbaik akan menjadi delegasi DPW untuk ke pusat,” pungkasnya.

sumber : jateng.pks.id

PIP PKS Jepang Dukung Keputusan DPP PKS

Jepang (10/4) — Mencermati kondisi terakhir pasca surat keputusan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengenai PIPdikeluarkannya Fahri Hamzah dari keanggotaan partai, Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera (PIP-PKS) Jepang menyatakan sikap mendukung penuh keputusan DPP PKS.

“Kami memahami bahwa keputusan tersebut adalah prosedural, sesuai dengan AD/ART, dan telah melalui proses pertimbangan yang matang di segala aspek demi terwujudnya citra partai yang baik dan santun dalam semangat berkhidmat untuk rakyat,” kata Ketua PIP-PKS Jepang, Jepang (9/4).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa mereka sangat mengharapkan semua pihak, khususnya kader dan simpatisan PKS dimana saja, untuk menyadari penuh keputusan ini.

“Mari menjaga keharmonisan antar sesama dengan menghindari perdebatan yang tidak konstruktif,” pungkasnya.

Keterangan Foto: PIP PKS Jepang

sumber : pks.id

PIP PKS Taiwan Solid Dukung Penuh Seluruh Keputusan DPP PKS

Taiwan (9/4) – Dewan Pimpinan (Depim) Pusat Pelayanan dan Informasi Partai Keadilan Sejahtera Taiwan PIP(PIP PKS Taiwan) solid mendukung penuh seluruh keputusan yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, baik terkait permasalahan Fahri Hamzah maupun keputusan lainnya yang memutuskan pergantian Pimpinan DPR-RI dan beberapa Pimpinan DPP PKS.

Ketua Biro Pelayanan dan Diplomasi Publik PIP PKS Taiwan, Tri Noviantoro Murad menegaskan bahwa struktur dan seluruh kader yang berada di Taiwan solid mendukung penuh seluruh keputusan DPP PKS.

“Hal-hal yang sudah diputuskan oleh DPP PKS merupakan bagian dari upaya konsolidasi partai dalam rangka berkhidmat kepada rakyat, insya Allah kami siap menjalankan dan mengamankan seluruh keputusan yang ada”, ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, mereka juga memastikan bahwa akan tetap fokus pada agenda dan program partai yang sudah dimusyawarahkan sebelumnya dalam rangka berkhidmat untuk rakyat. “Khususnya di Taiwan ini, yang mana diketahui Warga Negara Indonesia yang berada di Taiwan saat ini berjumlah lebih dari 200 ribu jiwa,” tegas Tri Noviantoro Murad.

Ketua BPDP PIP PKS Taiwan mengingatkan kepada seluruh kader yang berada di Taiwan, “Jabatan itu merupakan amanah dan kita harus siap untuk ditempatkan di posisi mana pun,” tutupnya.

DPP PKS telah secara resmi mengeluarkan keputusan untuk memberhentikan Fahri Hamzah dari semua jenjang keanggotaan Partai Keadilan Sejahtera. Selain itu DPP PKS juga telah memutuskan mengajukan Ledia Hanifa untuk menggantikan posisi Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR-RI dan menunjuk Mustafa Kamal sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan Taufik Ridlo.

Seperti diketahui sebelumnya, Taufik Ridlo mengundurkan diri dari posisi Sekjen PKS karena alasan kesibukan pribadi. Selain menunjuk Mustafa Kamal sebagai Sekjen, DPP PKS juga menunjuk Abdul Hakim sebagai Wakil Sekjen menggantikan Mardani Ali Sera. Mardani Ali Sera sendiri ditunjuk sebagai Ketua Bidang Kepemudaan menggantikan Mustafa Kamal.

Keterangan Foto: Dokumentasi Saat Dikusi Hari Pekerja Migran Internasional

sumber : pks.id

PKS Tegaskan Tetap di Luar Pemerintahan

Jakarta (7/4) – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan, PKS akan tetap berada di luar pemerintahan, Kangdan tetap menjadi oposisi loyal. Ini merupakan keputusan Majelis Syuro PKS dan hingga kini belum ada perubahan.

Penegasan Sohibul Iman tersebut menjawab kabar yang marak beredar di media sosial bahwa PKS mendapat jatah dua menteri dalam reshuffle kabinet mendatang. Menurut kabar burung tersebut jatah dua menteri itu sebagai imbalan atas langkah PKS yang memecat Fahri Hamzah.

“Saya tegaskan PKS tetap berada di luar pemerintahan,” kata Sohibul Iman, Kamis (7/4/2016) sore di Jakarta.

Sohibul menyampaikan, sikap PKS yang memilih tetap berada di luar pemerintahan itu juga sudah dia sampaikan dalam pertemuan pimpinan Koalisi Merah Putih (KMP) di DPP PKS, Rabu (31/3/2016) malam pekan lalu.

Lebih lanjut Sohibul Iman mengungkapkan, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu drinya juga sudah menyampaikan mengenai sikap PKS itu, Dan Presiden Jokowi menghargai sikap PKS tersebut.

“Waktu itu saya sampaikan kepada Presiden Jokowi bahwa PKS akan tetap menjadi oposisi yang loyal. Yang mendukung kebijakan pemerintah yang pro rakyat, dan kritis jika ada kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat,” imbuh dia.

Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman

sumber : pks.id

Milad 18 PKS Sarana Kokohkan Nilai Berkhidmat untuk Rakyat

Jakarta (5/4) — Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan mardanie.JPG bahwa ulang tahun (milad) PKS akan digunakan sebagai sarana mengokohkan kembali nilai-nilai Berkhidmat Untuk Rakyat.

“Tiga level khidmat yakni pelayanan, pemberdayaan dan pembelaan akan menjadi fokus PKS. Dilaksanakan dari pusat hingga daerah,” kata Mardani di Gedung DPP PKS, Selasa (5/4).

Selain itu, kata Mardani, ada Leadership Talk yang akan menghadirkan pemimpin nasional untuk bicara di depan Pengurus PKS.

“Ada juga arahan Presiden PKS, Khitob Qoyadi dari Ketua Majelis Syuro, expo PKS yang akan mempertemumkan para kader pengusaha dan wirausahawan dengan rakyat, Hari Nelayan oleh BPPN dan akan disatukan juga Peringatan Hari Kartini oleh BPKK DPP PKS,” ucap Mardani.

Lebih lanjut Mardani menyatakan bahwa untuk meraih keberkahan, seluruh acara adalah hasil gotong royong para kader. “Keseluruhan keberkahan acara ini didukung oleh Galibu (Gerakan Lima Puluh Ribu) Kader dan sumbangan masyarakat,” tukas Mardani.

Syukuran acara milad sendiri menurut Mardani akan dilaksanakan pada akhir April 2016 di sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan, “Tanggal 24 April di Kartika Candra. Insya Allah,” pungkas Mardani.

Keterangan Foto: Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera

sumber : pks.id

Keluarga Tidak Bisa Kembali Pulang, Para Nelayan Mengeluh ke PKS

Brebes (4/4) – Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX Fikri Faqih menerima keluhan Fikriatas permasalahan sosial yang dialami oleh puluhan nelayan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (3/4).

Mereka mengeluh karena keluarganya sampai sekarang tidak bisa kembali pulang ke kampungnya, disebabkan karena bermasalah di perairan luar wilayah Indonesia.

Atas dasar itu, Anggota Komisi Bidang Sosial ini menilai pemerintah bersikap adil untuk memberikan sanksi jika para nelayan tersebut melakukan pelanggaran.

“Namun, jika mereka belum paham, pihak terkait harus melakukan sosialisasi akan aturan yang berlaku,” jelas Fikri di sela-sela reses di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (4/4).

Oleh karena itu, Fikri berharap pemerintah daerah maupun pusat perlu berkoordinasi secara lintas sektoral untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Koordinasi antara Kementerian KKP, Polair dan Kepolisian RI serta pihak-pihak terkait untuk mencari solusi sangatlah diperlukan,” ujar Fikri.

Diketahui, pada Februari 2016 silam, sebanyak 13 kapal motor nelayan asal Brebes diamankan Polair Polda Sumatera Selatan. Kapal-kapal yang terdiri atas 189 anak buah kapal (ABK) dan 13 nahkoda itu diamankan karena telah melanggar aturan saat melakukan penangkapan ikan, yakni dengan alat berupa jaring dan juga telah melanggar izin wilayah penangkapan.

Keterangan Foto: Anggota DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX Fikri Faqih

sumber : pks.id

Jadikan UN Pemacu Mutu Pendidikan Nasional dan Pembina Generasi

Jakarta (4/4) — Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahmy Alaydroes alaydroess.jpgberharap kepada seluruh siswa-siswi sekolah yang sedang melaksanakan ujian agar segalanya berjalan lancar.

“Ujian Nasional merupakan cermin dan potret kemampuan belajar selama 3 tahun di sekolah. Sekaligus satu anak tanģga menapaki karir kita ke depan,” kata Fahmy, di Gedung DPP PKS Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Senin (4/4).

Ujian Nasional, lanjut Fahmy, juga menjadi cermin kejujuran bagi dunia pendidikan. Kejujuran siswa, kejujuran sekolah, bahkan kejujuran pemerintah daerah.

“Sejauh mana kita semua bersikap kesatria, menjadikan UN ini sebagai hikmah untuk memicu dan memacu mutu pendidikan nasional, membina generasi. Tidak menjadikan UN sebagai ‘topeng’ membohongi diri sendiri, bahkan membohongi bangsa,” gagas Fahmy.

Ia mengimbau kepada seluruh orangtua siswa, dukungan dan perhatian menjadi begitu berarti saat anandanya menghadai UN. “Doa dan harapan kepada Allah SWT menjadi tumpuan awal dan akhir bagi kesuksesan ananda,” ucapnya.

Sementara kepada bapak dan ibu guru, ia mengucapkan terimakasih yang tak terhingga telah dengan sabar dan tulus mendidik calon generasi harapan bangsa.

“Hanya kepada Allah SWT kita berharap balasan dan pahala yang melimpah,” kata Fahmy.

Kepada seluruh siswa siswi Fahmy mengucapkan selamat menempuh ujian. “Semoga sukses dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya!” pungkasnya.

Keterangan Foto: Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahmy Alaydroes

sumber : pks.id