Troso, Desa Penghasil Tenun Khas Jepara

IMG-20160622-WA0011

 

Sudah bukan rahasia lagi jika Jepara terkenal akan destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam. Banyak wisata alam yang terkenal seperti Taman Nasional Karimun Jawa, Pantai Kartini, Desa Wisata Tempur dan sebagainya. Selain wisata alam, Jepara juga terkenal dengan kerajinan ukirnya. Kualitasnya pun sudah diakui dan sudah diekspor ke mancanegara. Namun ada satu tempat yang perlu dikunjungi saat berada di Jepara.

Jika berkesempatan untuk berkunjung ke Jepara tak ada salahnya untuk pergi ke desa Troso. Troso merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Pecangaan kabupaten Jepara. Kurang lebih 6 km dari pusat kota Jepara. Bukan destinasi wisata yang akan ditemui di sana melainkan produk kerajinan yang berupa kain tenun.

IMG-20160622-WA0009

 

Kain tenun ini sering disebut masyarakat sebagai kain tenun Jepara. Proses produksinya kebanyakan dari industri rumah tangga yang dikelola warga setempat. Tidak heran sepanjang jalan utama desa Troso akan terlihat rumah-rumah yang berfungsi sebagai showroom kain tenun Troso. Berbagai bentuk produk kain tenun Troso dalam bentuk souvenir banyak dijual seperti pashmina, syal, ataupun selendang tenun.

Kualitas kain tenun Troso sudah diakui banyak masyarakat. Bahkan sudah menjadi identitas Jepara disamping kerajinan ukirnya. Tak heran jika pemerintah setempat menggunakan kain tenun Troso sebagai seragam pegawai daerah.

Jika berniat membeli harganya pun tidak kelewat mahal. Untuk souvenir harganya di bawah Rp. 100.000. Namun untuk produk yang mahal hingga jutaan rupiah juga tersedia. Tinggal pilihan masing-masing pembeli. Nah, penasaran silakan rencanakan liburan untuk berkunjung ke Jepara.

IMG-20160622-WA0008

Masjid Agung Jepara, Cermin Khidmat Muslim Jepara

Masjid Agung Jepara
Masjid Agung Jepara

“Kiri, kiri..lurus. Yak, terus..,” teriak Mustofa memberi aba-aba. Mobil pun keluar perlahan meninggalkan halaman Masjid Agung Baitul Makmur Jepara. Seiring merah Magrib yang mulai meninggalkan langit Jepara, satu persatu kendaraan berlalu  melewati Mustofa. “Matur nuwun,” ucap Mustofa kepada pengisi kotak amal di depannya, tepat di bawah gerbang masjid.
Mustofa (52) merupakan karyawan Masjid Agung Baitul Makmur yang terletak kompleks alun-alun Jepara. Jamaah masjid melihatnya sebagai tukang parkir dan penjaga kotak amal di pintu gerbang masjid. Sejatinya, apa yang dilakukan Mustofa merupakan cermin jiwa khidmat umat muslim Jepara. Khidmat sesama muslim di sekitar maupun muslim tamu dari luar kota.

 Lafadz Allah di puncak menara masjid
Lafadz Allah di puncak menara masjid

Masjid Agung Jepara terletak di sebelah selatan Alun-alun kota Jepara, sebelah barat daya Pusat Pemerintah Kabupaten Jepara. Di sekitarnya juga terdapat taman bermain dan museum RA Kartini.
Masjid Agung Jepara menjadi gambaran pelayanan Jepara kepada umat muslim yang berkunjung. Mudah ditemukan dan halaman parkir memadai biasanya menjadi alasan praktis Masjid Agung menjadi destinasi utama kala waktu sholat tiba.
Sebenarnya, Masjid Agung Jepara menyimpan sejarah panjang. Masjid Agung Jepara dibangun pada masa Pangeran Arya Jepara (1579-1599), anak angkat dari Ratu Kerajaan Kalinyamat, Retno Kencono. Masjid Agung Jepara di bangun bersamaan dengan perpindahan pusat pemerintahan Kerajaan Kalinyamat dari Kota Kalinyamat ke kota Jepara.

Serambi Masjid
Serambi Masjid

Sayang, sejarah tidak terekam dalam bangunan fisik masjid. Dari bentuk awal, masjid ini mengalami tiga kali renovasi besar. Renovasi dilakukan pada tahun 1686, 1929, dan yang terakhir tahun 1989 dengan banyak memasukkan struktur pembangunan modern.
Di antara sebagian bangunan masjid yang menggambarkan sejarah dan identitas Jepara adalah ukiran kayu detail di plafon atas masjid. Keindahan ukiran juga menghiasi mihrab dan tiang penyangga masjid.

Ukiran di tiang penyangga
Ukiran di tiang penyangga

Motif ukir yang terlihat oleh pengunjung merupakan gabungan berbagai motif. Motif Majapahit tergambar dari paduan bentuk geometris cembung dan cekung. Motif Semarangan dengan tampilan daun beralur lembut khas Jawa, dan motif Pajajaran dengan pola ukir berbentuk cembung.
Dengan kondisi terkini dan sejarah panjang di belakangnya, Masjid Baitul Makmur merupakan salah satu ikon dan destinasi wisata religi di Kabupaten Jepara. (Hamdan)

Referensi:
http://duniamasjid.islamic-center.or.id/661/masjid-agung-jepara
https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Baitul_Makmur_Jepara#cite_note-1

Inilah Pesona 8 Tempat Wisata di Jepara Paling Menarik

Berikut ini adalah sejumlah landmark dan tempat wisata di Jepara paling menarik dan patut Anda kunjungi.

Taman Nasional Karimunjawa

1. Taman Nasional Karimunjawa

Inilah gugusan kepulauan sebanyak 27 pulau yang terletak di Laut Jawa, berjarak 83 km di arah barat laut kota Jepara, memiliki luas area sebesar 107.225 ha, dan adalah sebuah cagar alam laut yang dilindungi dan kini disebut sebagai Taman Nasional Karimunjawa. Karimunjawaadalah sebuah destinasi wisata yang populer di Indonesia, adalah pula salah satu tempat wisata di Jepara yang sangat terkenal, inilah tempat terbaik untuk merasakan pengalaman wisata laut di Jawa Tengah.

Taman Nasional Karimunjawa memiliki tipe ekosistem hutan hujan daratan rendah, padang lamun, algae, hutan pantai, hutan mangrove, dan terumbu karang. Pesona biota lautnya di antaranya adalah lebih dari 90 jenis karang keras, 242 jenis ikan hias, hingga 133 genera akuatik. Beberapa biota laut di Karimunjawa ini adalah biota yang dilindungi. Beberapa destinasi wisata di Indonesia yang mengagumkan seperti Karimunjawa ini dapat Anda temukan pula di kawasanwisata Bunaken dan Raja Ampat di Papua.

Ada banyak kegiatan wisata memikat yang dapat Anda lakukan di Karimunjawa. Karakteristik seluruh pantai di Karimunjawa memiliki hamparan pasir putih dengan garis pantai yang panjang, berjemur di bawah sinar matahari adalah salah satu kegiatan yang disukai banyak wisatawan.

Objek wisata Jepara ini menyuguhkan Anda berbagai olahraga air yang seru, menyelam, snorkeling, memancing, berenang, berjemur, atau menjelajahi lautnya yang jernih. Selain itu, berbagai keunikan budaya dan tradisi penduduk lokal di sana adalah objek interaksi sosial yang menarik selama kunjungan wisata Anda di tempat wisata Jepara yang satu ini.

Museum RA Kartini Jepara

2. Museum R.A. Kartini

Terletak di sebelah utara alun-alun kota Jepara, Anda akan begitu mudah mendapati salah satu tempat wisata di Jepara ini. Museum R.A. Kartini adalah objek wisata sejarah Jepara, menjadi tempat penyimpanan berbagai koleksi peninggalan RA Kartini, juga benda-benda peninggalan maupun foto- foto dari kakak kandungnya Drs. RMP. Sosrokartono, serta berbagai benda-benda purbakala periode abad ke-7 di era Ratu Shima. Ratu Shima adalah penguasa kerajaan Kalingga di daerah Keling Kabupaten Jepara pada masa itu.

Di museum RA. Kartini ini juga, Anda dapat menyaksikan kerangka ikan raksasa “Joko Tuo” sepanjang 16 m dan lebar 2 m dengan berat 6 ton. Ikan tersebut ditemukan pada tahun 1989 di Pulau Karimunjawa dalam keadaan mati, namun masih meninggalkan sisa-sisa daging.

Objek wisata Jepara yang satu ini adalah juga kekayaan wisata Jawa Tengah, dan terbuka untuk publik setiap hari, mulai dari pukul 8 pagi hingga 4 sore. Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk museum RA. Kartini sebesar Rp 2 ribu per orang, menjadi Rp 3 ribu di saat akhir pekan dan hari libur.

Benteng Portugis di Jepara

3. Benteng Portugis

Benteng Portugis di Jepara adalah sebuah cagar budaya yang dilindungi, memiliki panorama alam yang memikat dengan suguhan pemandangan bukit, panorama pantai, serta hamparan batuan sedimen yang menawan. Benteng Portugis ini dibangun di atas bukit batu yang berposisi di pinggir laut, di bagian utara benteng persis berhadapan dengan Pulau Mondoliko.

Di masa lampau, benteng ini memiliki peran strategis dalam mengontrol jalur pelayaran kapal dari Jepara ke Indonesia bagian timur dan sebaliknya. Benteng yang terletak di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo ini menawarkan suguhan keindahan alam yang begitu disukai banyak kalangan penikmat perjalanan.

Pantai Kartini di Jepara

4. Pantai Kartini

Inilah tempat wisata di Jepara yang paling menarik bagi destinasi wisata keluarga. Berbagai wahana permainan anak-anak (komedi putar, mandi bola, perahu arus), dermaga, dan aquarium kura-kura dapat ditemukan di pantai Jepara yang satu ini. Lokasi pantai ini begitu strategis, terletak di antara rute perjalanan wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang.

Pantai Kartini adalah pula pantai yang menjadi tempat bermain RA. Kartini semasa kecil bersama dengan saudara-saudarinya. Inilah sebab objek wisata di Jepara ini dinamakan sebagai Pantai Kartini untuk mengenang jasa pahlawan nasional Indonesia tersebut.

Untuk dapat masuk, Anda harus membayar tiket masuk Pantai Kartini sebesar Rp 3 ribu per orang, belum termasuk tiket kendaraan roda dua, bis, dan roda empat. Di akhir pekan dan hari libur, harga tiket masuk pantai menjadi Rp 5 ribu per orang.

Pantai Bandengan di Jepara

5. Pantai Bandengan (Pantai Tirto Samudro)

Terletak di arah utara kota Jepara sejauh 7 km dari pusat kota, pantai Bandengan adalah sebuah pantai di Jepara dengan air yang begitu jernih dan bersih, memiliki hamparan pasir putih yang indah. Di kawasan pantai ini pula Anda dapat menikmati panorama sunset yang menawan.

Ada banyak kegiatan menarik yang dilakukan di Pantai Bandengan, di antaranya berkemah, volley pantai, hingga sepeda santai. Tempat wisata Jepara yang satu ini juga kerap dijadikan sebagai tempat ajang permainan motor cross serta pertunjukan festival layang-layang skala regional, nasional, maupun internasional.

Air Terjun Songgolangit

6. Air Terjun Songgolangit

Objek wisata Jepara ini dinamakan sebagai “songgolangit” karena jika dilihat dari bawah, maka air terjun tersebut tampak seolah sedang menyangga horizon langit. Terletak di Desa Bucu, Kecamatan Kembang sejauh 30 km arah utara dari pusat kota Jepara, Air Terjun Songgolangit memiliki ketinggian 80 m dengan lebar 2 m.

Udara yang segar dengan panorama alam yang indah adalah daya tarik dari air terjun di Jepara ini. Di tempat ini pula, ada banyak kupu-kupu dengan warna-warni yang indah. Menurut kisah masyarakat setempat, konon air terjun ini ditunggui oleh sepasang suami isteri yang ikut menjaga kenyamanan para wisatawan untuk menikmati keindahan di kawasan air terjun, sebab para wisatawan adalah tamu yang perlu dihormati dan dijaga keamanannya dan kenyamananya.

Pulau Panjang di Jepara

7. Pulau Panjang

Pulau Panjang dikelilingi laut dangkal dengan dasar terumbu karang dengan pantai berpasir putih. Air laut di sebelah selatan dan barat pulau ini cukup jernih dan tidak berarus, sehingga merupakan tempat yang tepat berenang, snorkeling, dan bermain kano. Pulau seluas 19 ha ini dapat ditempuh dari dermaga di Pantai Kartini, dan hanya berjarak 2.5 km.

Mengelilingi pulau dengan berjalan menyusuri pantai atau menyusuri jalan (paving block) sambil menikmati pemandangan adalah kegiatan menarik lain yang sering dilakukan wisatawan.

Bagian tengah pulau ini adalah struktur hutan tropis dengan pohon-pohon besar dan tinggi menjulang diselingi perdu dan semak dan menjadi tempat bagi burung laut untuk bermalam dan berkembang biak. Untuk dapat sampai di tempat wisata Jepara yang satu ini, Anda harus membayar tiket perahu wisata yang akan mengantarkan Anda ke pulau sebesar Rp 12 ribu dari dermaga Pantai Kartini. Dan tiket masuk Pulau Panjang adalah sebesar Rp 3 rbu per orang, Anda memiliki waktu satu hari penuh untuk menikmati kawasan wisata Jepara yang satu ini.

Pantai Teluk Awur di Jepara

8. Pantai Teluk Awur

Pantai yang berjarak sekitar 5 km dari pusat kota Jepara ini adalah salah satu objek wisata Jepara yang menarik. Cara paling populer dilakukan wisatawan untuk menikmati pantai ini adalah berenang dan bermain air laut.

Pantai Teluk Awur adalah destinasi wisata yang tidak dikenakan biaya apapun untuk masuk, alias gratis. Kondisi air laut yang bersih dan jernih serta tidak dilewati berbagai kapal dan perahu membuat pantai di Jepara yang satu ini disukai wisatawan sebagai destinasi untuk menghabiskan akhir pekan mereka.

 

SUMBER : http://www.initempatwisata.com/wisata-indonesia/jepara/inilah-pesona-8-tempat-wisata-di-jepara-paling-menarik/2420/