NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika Sudah Final Bagi PKS

Presiden PKS Sohibul Iman (Foto: PKSFoto Jateng)
Presiden PKS Sohibul Iman (Foto: PKSFoto Jateng)

Jakarta – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menilai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sudah final dan tidak perlu dibahas lagi.

“Semua konsensus kehidupan bernegara buat PKS sudah selesai. Khusus proklamasi 1945, buat PKS tidak ada proklamasi kemerdekaan lain, selain proklamasi 17 Agustus 1945,” ujar Sohibul Iman dalam sambutannya, di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2017).

Dalam momen peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Presiden PKS menyerukan kepada para kader partai untuk terus memupuk rasa nasionalisme, dan tidak salah memaknai konsep globalisasi.

Sekalipun dunia sudah seperti tanpa batas, Sohibul Iman menyebut kepentingan Indonesia tetap harus diperjuangkan.

“Sekalipun kita sudah tanpa batas, tapi menyejahterahkan Indonesia tidak bisa diberikan ke orang lain, harus diperjuangkan oleh kita sendiri,” ujar dia.

Disarikan dari: Kompas

Anggota DPRD Jateng Sesalkan Rusaknya Terumbu Karang di Karimunjawa Jepara

Riyono aleg DPRD Jateng (Foto: pks.id)
Riyono aleg DPRD Jateng (Foto: pks.id)

Semarang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Riyono menyesalkan rusaknya terumbu karang, di kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah.

Anggota Komisi B DPRD Jateng ini mengatakan, kerusakan terumbu karang di Kepulauan Karimunjawa ini cukup parah, bahkan tak kalah dengan kerusakan terumbu karang yang terjadi di kawasan Raja Ampat, Papua. “Pemicu kerusakan terumbu karang di Karimunjawa ini tongkang yang jamak bersandar di zona tradisional kawasan Balai Taman Nasional Karimunjawa (BTNK),” ungkapnya, di Semarang, Rabu (22/3).

Perihal kerusakan terumbu karang ini, kata Riyono, telah membuat sejumlah aktivis lingkungan setempat protes terkait aktivitas ‘liar’ tongkang- tongkang tersebut. Menurut Riyono, zona tradisional di bawah kewenangan BTNK diperuntukkan bagi aktivitas kapal-kapal nelayan tradisional.

Kawasan ini tidak diperuntukkan bagi tongkang meskipun cuaca di Laut Jawa sedang tidak bersahabat. “Hal ini jelas- jelas menunjukkan, aktivitas tongkang telah melanggar konstitusi apapun alasannya. Aparat yang berwenang harus menindak tegas siapa yang melakukan pelanggaran ini,” kata Riyono.

Ia juga menyampaikan, aktivitas ‘liar’ tongkang tersebut tak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan. Hal ini juga telah menimbulkan dampak sosial yang negatif bagi masyarakat setempat. Sebab masyarakat di Karimunjawa kini semakin terbiasa bertransaksi gelap dengan anak buah kapal (ABK) tongkang. Baik berupa transaksi barter barang, maupun transaksi lain yang cenderung melanggar hukum “Termasuk transaksi mengarah prostitusi,” ujarnya.

Wakil rakyat ini menambahkan, perihal kerusakan terumbu karang di Raja Ampat, cepat direspon oleh Pemerintah pusat. Ia pun berharap kerusakan terumbu karang yang terjadi di wilayah Kepulauan Karimunjawa ini juga mendapatkan perhatian Pemerintah pusat. Karena dampak yang diakibatkan juga sangat jelas.

Terkait hal ini, Riyono juga menyampaikan bakal mempersiapkan judicial review UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, yang dinilai tidak pro lingkungan. Menurutnya, dalam konstitusi ini ancaman bagi perusak terumbu karang hanya berupa pidana 1 tahun dan denda Rp 50 juta. “Perihal rencana ini sudah saya konsultasikan dengan pakar hukum dan kemungkinan akan saya ajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi,” ujar Riyono.

Disarikan dari: Republika.co.id

Ratusan Warga Hadiri Halal Bi Halal PKS Jepara

FB_IMG_1468844807119Jepara (18/7)- Ratusan warga Jepara hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Jepara pada Sabtu (17/7). Acara yang digelar di halaman DPD PKS Jepara ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari warga setempat. Kader dan simpatisan PKS Jepara pun tak ketinggalan turut memenuhi tenda yang sudah disediakan panitia.

Ketua DPD PKS Jepara, Nugroho dalam sambutannya memohonkan maaf bagi seluruh pengurus yang mungkin belum optimal dalam memenuhi harapan warga. Serta ucapan terima kasih karena sudah memberi kepercayaan dan loyalitasnya pada PKS Jepara.

“Saya atas nama pengurus mohon maaf lahir batin jika banyak salah selama ini. Sekaligus banyak terima kasih atas kepercayaannya pada kami,” tandasnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Halal Bi Halal ini sebagai bagian dari cara PKS Jepara untuk tetap berkhidmat kepada warga Jepara.

“Halal Bi Halal ini juga menjadi bagian dari cara PKS Jepara berkhidmat untuk warga Jepara,” tambahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh calon wakil bupati Jepara, Nur Yahman dan Ketua DPD PKS Aceh Yusron Hanna.

Dalam sambutannya, Nur Yahman berharap PKS Jepara menjadi partai besar yang mampu membawa aspirasi warga Jepara pada khususnya.

“Semoga ke depan PKS Jepara bisa menjadi partai yang besar dan berkembang di kabupaten Jepara,” sambutnya.

Sementara itu Yusron Hanna yang juga Ketua DPD PKS Aceh dalam taujihnya mengajak warga untuk tetap menjaga spirit Ramadhan sebagai momen perbaikan diri.

“Meski bulan Ramadhan sudah berakhir, jangan sampai amal ibadah kita juga ikut berakhir,” ungkapnya.

Yusron Hanna yang sedang menyelesaikan program doktoral di UIN Aceh ini mengakhiri acara dengan bagi-bagi doorprize dari paniti kepada warga yang datang. (MHA)

Ruang Pertemuan Baru di Kantor DPD PKS Jepara

IMG-20160420-WA0002
Suasana Ruang Pertemuan saat digunakan untuk acara Tasyakuran Milad PKS

Jepara (28/6)- Sesaat tidak ada yang berbeda dari kantor DPD PKS Jepara kecuali beberapa perabot yang baru. Namun, pemandangan akan berbeda saat menuju ke ruangan belakang. Di sana akan didapati sebuah ruangan berukuran 10×5 m. Ruangan itu merupakan Ruang Pertemuan DPD PKS Jepara.

Ruang Pertemuan difungsikan untuk menunjang berbagai kegiatan. Semenjak kepengurusan baru dilantik, sudah beberapa kali kegiatan dilaksanakan di Ruang Pertemuan seperti Pertemuan Kaukus Perempuan, Tasyakuran Milad PKS, hingga agenda-agenda rapat pengurus.

Menurut Giyanto yang juga Kepala Bidang Bina dan Pemberdayaan Umat, karena Ruang Pertemuan cukup luas sehingga sangat menunjang berbagai agenda yang melibatkan banyak orang seperti rapat agenda Ramadhan.

“Ruang Pertemuan ini sangat membantu kami dalam mengadakan pertemuan seperti syuro Ramadhan yang panitianya mencapai 15 orang”, ungkap Giyanto.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC Tahunan, Mulyadi. Dirinya mengungkapkan ruangan baru lebih representatif karena dilengkapi dengan layar dan LCD.

“Ruangannya terlihat lebih modern untuk mengadakan pertemuan”, cetus Mulyadi.

Sementara itu Ketua DPD PKS Jepara, Khamidun Nugroho menjelaskan bahwa sebenarnya ruangan tersebut bukan ruang baru. Dulunya ruang itu merupaka gudang yang sering digunakan untuk tempat penitipan motor kader yang pergi ke luar kota. Agar lebih berfungsi optimal akhirnya ruangan direnovasi dengan ditambah keramik sebagai alas dan penambahan alat elektronik seperti LCD. Setelah selesai akhirnya ruangan tersebut difungsikan sebagai Ruang Pertemuan.

Khamidun Nugroho mengharapkan pengurus maupun kader dapat menggunakannya sebaik mungkin.

“Ruang Pertemuan tersebut kami harapkan dapat digunakan dengan maksimal oleh pengurus maupun kader PKS Jepara”, tutup Khamidun Nugroho.

PKS Jepara Kirim Relawan Ke Lokasi Bencana Purworejo

Relawan Purworejo 2Jepara (22/6) – PKS Jepara menerjunkan 8 orang relawan untuk membantu evakuasi bencana alam di Purworejo Jawa Tengah. Tim yang dikirim juga membawa bantuan dan donasi dari kader PKS Jepara.

Tim Relawan yang dipimpin Abdul Rahman Saleh Wibowo ini sudah diberangkatkan dari Jepara sejak selasa malam. Abdul Rahman menuturkan akan bergabung bersama Tim Relawan Gabungan baik dari Internal PKS ataupun dari TNI/Polri.

“Kami siap membantu evakuasi dan rehabilitasi korban bencana Purworejo bersama TIM SAR,” ujar Abdul Rahman.

Untuk Donasi Yang dibawa piuhaknya sudah mengintruksikan kader maupun simpatisan di jepara sebelum pemberangkatan.

“Kami sudah kumpulkan bantuan dari para kader maupun masyarakat Jepara, semoga bisa sedikit membantu”, tambah Abdul Rahman.

Menurut rencana Tim Relawan PKS Jepara akan dilokasi bencana hingga evakuasi selesai. (MHA)

Troso, Desa Penghasil Tenun Khas Jepara

IMG-20160622-WA0011

 

Sudah bukan rahasia lagi jika Jepara terkenal akan destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam. Banyak wisata alam yang terkenal seperti Taman Nasional Karimun Jawa, Pantai Kartini, Desa Wisata Tempur dan sebagainya. Selain wisata alam, Jepara juga terkenal dengan kerajinan ukirnya. Kualitasnya pun sudah diakui dan sudah diekspor ke mancanegara. Namun ada satu tempat yang perlu dikunjungi saat berada di Jepara.

Jika berkesempatan untuk berkunjung ke Jepara tak ada salahnya untuk pergi ke desa Troso. Troso merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Pecangaan kabupaten Jepara. Kurang lebih 6 km dari pusat kota Jepara. Bukan destinasi wisata yang akan ditemui di sana melainkan produk kerajinan yang berupa kain tenun.

IMG-20160622-WA0009

 

Kain tenun ini sering disebut masyarakat sebagai kain tenun Jepara. Proses produksinya kebanyakan dari industri rumah tangga yang dikelola warga setempat. Tidak heran sepanjang jalan utama desa Troso akan terlihat rumah-rumah yang berfungsi sebagai showroom kain tenun Troso. Berbagai bentuk produk kain tenun Troso dalam bentuk souvenir banyak dijual seperti pashmina, syal, ataupun selendang tenun.

Kualitas kain tenun Troso sudah diakui banyak masyarakat. Bahkan sudah menjadi identitas Jepara disamping kerajinan ukirnya. Tak heran jika pemerintah setempat menggunakan kain tenun Troso sebagai seragam pegawai daerah.

Jika berniat membeli harganya pun tidak kelewat mahal. Untuk souvenir harganya di bawah Rp. 100.000. Namun untuk produk yang mahal hingga jutaan rupiah juga tersedia. Tinggal pilihan masing-masing pembeli. Nah, penasaran silakan rencanakan liburan untuk berkunjung ke Jepara.

IMG-20160622-WA0008

Saat Anak Tak Masuk Sekolah Favorit

IMG20160217181355Musim pendaftaran sekolah akan tiba. Beberapa sekolah juga sudah membuka pendaftaran siswa baru. Momen ini menjadi momen yang begitu mendebarkan setelah momen kelulusan ujian nasional. Betapa tidak calon siswa baru akan saling bertarung untuk bisa masuk ke sekolah favorit.

Sebuah sekolah disebut favorit jika mempunyai banyak prestasi baik secara individu maupun lembaga, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten. Hal ini menjadi penting sekali khususnya bagi orang tua yang ingin masa depan anaknya cerah. Tak jarang orang tua menempuh cara yang kurang baik seperti memberi “uang sogok” agar anaknya diterima di sekolah favorit.

Tak kalah dengan orang tua, terkadang sekolah lewat beberapa oknum yang memfasilitasi hal di tersebut. Bagi orang tua pasti sangat bangga apabila anaknya diterima di sekolah favorit. Selain kebanggaan tentu jaminan masa depan yang ditawarkan dari sekolah favorit tersebut. Tapi apakah benar demikian?

Ada baiknya sebagai orang tua juga perlu melihat secara utuh berbagai aspek terkait pemilihan sekolah. Yang pertama tentu potensi anak. Tak semua anak mempunyai potensi yang sama. Semua anak punya potensi dan bakat masing- masing. Orang tua harus pula mencatat bahwa sekian potensi yang dimiliki anak tidak bisa hanya diukur dari nilai akademik di sekolah.

Kedua, orang tua perlu melihat proses pembelajaran anak. Semua meyakini bahwa pendidikan merupakan proses yang dinamis. Banyak hal yang berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan anak. Sehingga tak jarang ada anak yang ketika SD berprestasi, namun saat SMP jeblok. Adapula dari SD hingga kuliah selalu nomer satu, namun saat terjun di dunia kerja dan masyarakat nol.

Ketiga, selalu membuka diri dengan perkembangan yang ada. Pendidikan zaman dahulu tentu beda dengan sekarang. Sekarang sudah lahir generasi “z” yang mampu mendapat banyak sumber ilmu di luar sekolah. Zaman dahulu mungkin SMK dipandang sebelah mata, namun sekarang bisa dilihat betapa banyak lulusan SMK yang mampu bersaing di masyarakat. Bahkan tentang “harga” sebuah ijazah pun sekarang beda. Tak perlu menutup mata bahwa salah satu menteri kabinet kerja hanya berijazah SMA. Sudah beda bukan?

Keempat, doa orang tua. Ini yang barangkali sering terlupakan. Semua usaha akan sia-sia tanpa ada ridho dari Allah. Jikalau berhasil, usaha itupun tak akan berkah. Tentunya orang tua tidak mau jika keberhasilan pendidikan anak hingga ke jenjang karir pupus karena korupsi. Di situlah salah satu peran doa selain sebagai pembuka ridho dan keberkahan sekaligus sebagai perlindungan dari Allah.

Nah, dari berbagai macam hal tersebut, orang tua tak perlu khawatir apabila anaknya tidak diterima di sekolah favorit. Apalagi jika harus menghalalkan segala cara. Yang justru mengurangi keberkahan dari proses pendidikan anak.

Anggota FPKS DPRD Jateng Amir Darmanto Soroti Narkoba

Amir Darmanto (Foto: jepara.pks.id)
Amir Darmanto di Jepara (Foto: jepara.pks.id)

Jepara (18/6)- Kasus kekerasan seksual dan narkoba di kalangan anak yang marak akhir-akhir ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Jawa Tengah Amir Darmanto. Dalam kesempatan ketika mengunjungi Panti Asuhan Bina Insani Jepara, Amir Darmanto mengaku khawatir dengan masa depan generasi muda apalagi setelah ada kasus penggrebekan gudang narkoba beberapa waktu lalu.

“Penggerebakan gudang narkoba di Jepara beberapa waktu lalu menjadi sinyal bahwa perusakan generasi muda sudah sampai tingkat yang sangat mengkhawatirkan”, ungkap Amir Darmanto.

Legislator PKS dari Dapil II (Jepara, Kudus, dan Demak) ini juga mengungkapkan keresahannya terhadap berbagai kekerasan seksual yang banyak diakibatkan oleh kemudahan akses pornografi.

“Bahaya pornografi begitu nyata dan begitu merusak karakter terutama generasi muda,” tambah Amir Darmanto.

Beri Santunan

Di sela-sela kunjungannya, Amir Darmanto juga memberi santunan kepada pengurus panti asuhan. Dirinya berharap panti asuhan bisa memberi sumbangsih positif terhadap anak yatim piatu.

“Saya sangat mendukung panti asuhan menjadi garda depan untuk membimbing anak yatim piatu agar tidak terkena narkoba dan pornografi”, ungkap Amir Darmanto.

Lebih lanjut dirinya berharap pemerintah daerah dan masyarakat bisa ikut memberantas dan proaktif melawan narkoba dan pornografi.

Kuatkan Silaturahim, DPC PKS Kec. Jepara Adakan Tarling

Jepara (11/6)- Dalam rangka mengisi agenda bulan Ramadhan, DPC PKS Kecamatan Jepara mengadakan acara IMG-20160611-WA0005tarawih keliling (tarling) ke sejumlah DPRa di kecamatan Jepara. Acara tarling diikuti oleh sejumlah pengurus DPC PKS Kecamatan Jepara yang bertempat di Masjid dekat kediaman ketua DPRa setempat.

Tarawih keliling adalah salah satu agenda DPC PKS Kecamatan Jepara di bulan ramadhan. Tarling dimulai dari musholla dekat rumah ranting kelurahan ujungbatu. Saat tarling di kelurahan Karangkebagusan, Ketua DPC Kecamatan Jepara H. Choirul Anwar menuturkan acara tarling ini bertujuan untuk membangun silaturahim antar pengurus DPC dengan DPRa se kecamatan Jepara.

Agenda tarling juga menjadi sosialisasi ketua terpilih DPC PKS Kecamatan Jepara. “Tarling ini kami agendakan untuk bisa bersilaturahim dengan para ketua DPRa di kecamatan Jepara” tutur H. Choirul Anwar. Dengan silaturahim diharapkan juga digunakan sebagai program penambahan amal untuk kader dan pengurus seperti yang sudah diinstruksikan pengurus DPD PKS Jepara.

“Silaturahim ini juga kami jadikan sebagai program peningkatan amal seperti yang ditargetkan oleh pengurus daerah”, tambah Choirul. Tarling akan dilanjutkan ke sejumlah desa/kelurahan di kecamatan Jepara dengan melibatkan banyak pengurus di DPC PKS Kecamatan Jepara.

PKS Jepara Wajibkan Pengurus Khatam 3 Kali Selama Ramadhan

Jepara (6/6)- Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan rahmat dan berkah. Setiap kebaikan meski IMG-20160607-WA0001kecil akan bernilai ibadah berkali lipat dari hari biasa. Pintu ampunan dosa juga akan dibuka dengan lebar.

Atas dasar itulah, PKS Jepara mewajibkan pengurus untuk bisa menambah amalan selama Ramadhan. Salah satu yang digenjot dan diwajibkan adalah mengkhatamkan Al Quran 3 kali selama Ramadhan.

Diungkapkan Ketua Dewan Syariah PKS Jepara Nur Alim, Lc bahwa sudah semestinya pengurus bisa memberi contoh untuk bisa mengkhatamkan Al Quran 3 kali.

“Sebagai pengurus, sudah seharusnya membuat target bisa khatam 3 kali dalam sebulan. Artinya membaca 3 juz tiap hari”, ungkap Nur Alim, Lc.

Nur Alim, Lc turut menyinggung kehadiran kader dalam sholat berjamaah. Menurutnya sholat berjamaah di masjid juga harus ditingkatkan.

“Jangan kalah juga dengan para marbot. Para kader harus bisa untuk sholat berjamaah 5 kali di masjid, tambahnya.

Sarana Perbaikan Diri

Hal senada juga diungkapkan Saifuddin, anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera. Saifuddin menghimbau jangan jadikan puasa sebagai menahan lapar saja tapi juga sebagai sarana perbaikan diri dalam rangka penambahan amal ibadah.

“Mari jadikan bulan Ramadhan ini sebagai waktu untuk perbaikan diri dengan menambah amal ibadah”, ungkap Saifuddin.

Saifuddin yang merupakan anggota legislatif dari Dapil 1 Jepara sangat mendukung dengan program penambahan amal ibadah di bulan Ramadhan.